Tampilkan postingan dengan label Sticky. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sticky. Tampilkan semua postingan

Bermain Api dalam Demo Ekskul 2018

Juli 26, 2018 Add Comment icon tombol pengaturan
Pada Rabu, 18 Juli 2018 KIR SMA Negeri 4 Kota Tangerang Selatan melaksanakan kegiatan Demo Ekstrakulikuler yang diselenggarakan oleh OSIS dan Sekolah dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa baru tahun ajaran 2018/2019.

Tujuan diselenggarakan acara ini adalah untuk mengenalkan tiap-tiap ekstrakulikuler yang ada di SMA Negeri 4 sehingga para-siswa baru dapat menyalurkan minat dan bakat mereka melalui kegiatan ekstrakulikuler.

Melalui kegiatan ini, KIR SMAN 4 memiliki tujuan untuk mendapatkan minat dan partisipasi dari siswa kelas X untuk bergabung kedalam Ekskul KIR.

Banyak sekali cara yang dilakukan dalam mempromosikan Ekskul KIR SMAN 4. salah satu diantaranya adalah dengan melakukan eksperimen ilmiah secara langsung yang melibatkan siswa kelas X, yaitu eksperimen memegang api.


(salah satu siswa mencoba eksperimen memegang api)


 (awas kebakaran boz, lol)

Kegiatan Eksperimen ini bertujuan untuk mengenalkan siswa baru tentang berbagai macam bahan-bahan kimia yang  biasa kita temukan dirumah yang dapat digunakan sebagai alat uji coba sederhana yang seru dan mengasyikkan.

Selain eksperimen memegang api, KIR SMAN 4 juga meluncurkan roket air, penerbangan drone, dan melakukan ujicoba smoke bomb.

Kegiatan demo ekskul KIR SMAN 4 akhirnya berjalan dengan lancar. diharapkan dengan promosi dalam demo ekskul ini banyak siswa kelas X ataupun siswa kelas XI yang tertarik untuk bergabung dalam Ekstrakulikuler KIR SMAN 4 Kota Tangerang Selatan di tahun 2018 ini.


 (sesi foto setelah selesai demo ekskul)


Cara Membuat DIY Teleskop Sederhana di Rumah

Maret 31, 2018 Add Comment icon tombol pengaturan

Mengamati bintang tentunya menjadi hal yang sangat menyenangkan, apalagi jika menggunakan peralatan astronomi seperti teleskop untuk mengamati objek bintang secara lebih dekat.

Akan tetapi, alat-alat yang digunakan tersebut tentunya memiliki harga yang cukup tinggi sehingga tidak sembarang orang memilikinya. 

Untuk mengatasi hal itu, tutorial ini ditujukan agar dapat membuat teleskop sederhana dengan bahan-bahan yang murah dan mudah didapat. untuk lebih jelasnya simak langkah langkah berikut:

1. Siapkan alat dan bahan


Ini adalah bagian penting dalam membuat teleskop sederhana, bahan-bahan yang dibutuhkan adalah: 
  • 2 lensa
  • Lem Tembak(Glue Gun)
  • 3. Kertas Hitam Tebal (Karton dengan 2 sisi berwarna hitam)
  • 4.Black Tape (jenis apa saja)

2.  Lensa


Beli dua kaca pembesar(luv). Kaca pembesar yang pertama harus memiliki diameter lebih besar dan daya kekuatan pembesaran lebih kecil (2X, atau 3X). 

Kaca pembesar yang kedua harus memiliki diameter kecil dan kekuatan pembesar lebih besar (6X atau 8X, semakin besar semakin baik).

Untuk itu, belilah kaca pembesar atau bisa juga dengan mencari lensa kaca pembesar di toko-toko.


3. Pembuatan Badan



Gulung kertas hitam untuk membentuk 2 tabung, yang pertama harus sesuai dengan lensa yang lebih besar dan yang kedua harus dapat meluncur di dalam yang pertama dan diameternya sesuai dengan lensa yang lebih kecil.
 
Sekarang hitunglah jumlah dari panjang 2 tabung anda. panjang tersebut harus lebih dari jumlah panjang fokus mereka. Untuk mencari tahu panjang fokus tersebut dapat digunakan dengan menggunakan rumus:

Panjang Fokal (cm) = 25 / Kekuatan Pembesar (2x, 6x, 8x, dll)
                                        


 4. Perakitan




Lem lensa pada tabung yang sesuai dengan diameter mereka. setelah itu satukan dua buah tabung tersebut dengan di lem. 

Pastikan dua tabung menyatu satu sama lain (lihat gambar). Ini adalah langkah yang paling penting di seluruh proses.
 
TIP -Ketika melakukan pengeleman pastikan tidak banyak lem yang jatuh pada lensa karena dapat merusak lensa.


5. Finish


Untuk saat ini teleskop sederhana sudah bisa digunakan, akan tetapi jika digunakan sebagai binokuler bayangan yang dihasilkan akan terbalik, hal itu tidak menjadi masalah jika digunakan untuk melihat bintang di langit.
  
Jika ingin menghitung kekuatan pembesaran teleskop gunakan rumus:
 
M = Panjang Fokal lensa depan / Panjang Fokal lensa kedua
 

Percobaan Membuat Smokebomb dengan KNO3 dan Gula

Februari 26, 2018 1 Comment icon tombol pengaturan

Proses pembuatan Rocket Fuel dan Smokebomb ( Foto: Andi Szaqila Taufiq)
 Pada senin tepatnya tanggal 26 Februari 2018, Kelompok Ilmiah Remaja SMA Negeri 4 Kota Tangerang Selatan melakukan percobaan sederhana membuat Rocket Fuel dan Smokebomb dengan menggunakan Kalium Nitrat dan gula pasir.

 Percobaan kali ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembakaran dari bahan bakar roket amatir dan membuat bom asap sederhana dengan menggunakan bahan-bahan yang sama.

 Alat dan bahan yang dibutuhkan dalam membuat Rocket Fuel dan Smokebomb:

1. Panci untuk memasak
2. Paralon Ukuran 3.5" dengan tutupnya
3. Tali yoyo (berfungsi untuk pembuatan sumbu dari Rocket Fuel/Smokebomb
    agar aman ketika dihidupkan)
4. KNO3(Kalium Nitrat). dapat ditemukan di toko kimia ataupun toko pertanian
    karena KNO3 berfungsi sebagai pupuk pada tanaman.
5. Gula Pasir
6. Sendok(untuk mencampurkan adonan dari Rocket Fuel/Smokebomb)
7. Kompor Portable
8. Baking Soda

 Dalam melakukan percobaan ini, KNO3 Berfungsi sebagai Katalis  untuk membakar Gula Pasir, sehingga akan membuat proses pembakaran menjadi lebih cepat dan menghasilkan energi yang lebih besar pula. dalam pembuatan roket amatir, energi yang dihasilkan KNO3 dan gula pasir digunakan sebagai energi pendorong roket sesuai dengan Hukum Newton III. untuk lebih lengkapnya bisa dilihat dalam persamaan kimia berikut:

5C12H22O11+48KNO324K2CO3+36CO2+55H2O+24N2 
 
 Ketika Gula pasir dibakar dengan Kalium Nitrat, maka akan menghasilkan reaksi berupa Karbon Dioksida, Uap Air, Kalium Karbonat, dan Nitrat. oleh karena itu tidak disarankan untuk menghirup asap yang dihasilkanya terlalu banyak.

 Selain itu dalam pembuatan Smokebomb, ditambahkan pula bahan lainnya yaitu baking soda. baking soda tersebut berfungsi sebagai pengontrol laju reaksi sehingga proses pembakaran dari KNO3 dan Gula Pasir tidak terlalu cepat dan juga menghasilkan asap yang lebih banyak dibandingkan dengan Rocket Fuel. untuk lebih lengkapnya bisa dilihat di persamaan kimia berikut:


48KNO3 + 7C12H22O11 + 48NaHCO3 = 132CO2 + 101H2O + 48NaKN


Dari persamaan kimia tersebut terlihat bahwa proses pembakaran dari Kalium Nitrat, Gula Pasir dan baking soda akan menghasilkan lebih banyak Karbon Dioksida dan Uap Air, sehingga asap yang dihasilkan lebih banyak. selain itu dari reaksi ini juga menghasilkan residu berupa NaKN

 Pada percobaan kali ini, kami memiliki kendala yaitu belum begitu memahami bagaimana mengatur komposisi antara KNO3 : Gula Pasir : Baking soda. 

 Percobaan awal kami menggunakan pipa dengan ukuran 3.5" menghasilkan asap dan proses pembakaran yang sedikit, ketika dilakukan percobaan ulang dengan menggunakan panci sebagai wadahnya, asap yang dihasilkan lebih banyak dan membuat api yang membakar lebih besar.





 Tetapi dari hasil pembakaran dipanci tersebut, menghasilkan lubang yang lumayan besar didalam panci dan dapat ditarik kesimpulan bahwa api dalam reaksi tersebut memiliki suhu yang tinggi sehingga dapat membuat lubang didalam panci.
RIP Panci Mak Farizal (Foto: Andi Szaqila Taufiq)
 Syukur Alhamdulilah percobaan kali ini bisa dikatakan berhasil. semoga percobaan yang akan datang lebih menyenangkan dan menarik lagi. dan jangan lupa untuk teman-teman, ayo ikut berkontribusi menulis di blog KIR SMA Negeri 4 Kota Tangerang Selatan..! 


Kunjungan KIR SMAN 4 ke Habibie Festival 2017

Agustus 13, 2017 Add Comment icon tombol pengaturan




Foto bersama di Booth Habibie Festival (Gambar: Hilal H. M)
Pada tanggal 12 Agustus 2017 Anggota KIR SMA Negeri 4 Kota Tangerang Selatan mengunjungi pameran teknologi dan alutsista kedirgantaraan "Habibie Festival 2017" yang diselenggarakan di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.
  Acara tersebut berlangsung dari tanggal 7 s/d 13 Agustus dengan mengusung tema "Technology and Innovation for People" Lihat, Sentuh, Rasakan Teknologi dan Inovasi Terbaru untuk masa depan yang lebih baik. diawal kami langsung disambut dengan keberadaan Panser ANOA serta Pesawat NW-250(Pesawat komersil pertama buatan Indonesia dan Asia) buatan PT PINDAD dan IPTN.
  Acara utama sendiri berlangsung didalam gedung B1-2 hingga C1 yang dibagi menjadi 5 zona berdasarkan jenis pameran yang ditunjukkan. yaitu Konektivitas, Mobile Life, Inovasi, Makerland, dan Steam .

peta-acara
Peta Acara Habibie Festival (Gambar: Azmi N.)
  Beberapa booth/stand yang mengikuti acara Habibie Festival diantaranya adalah PT PINDAD, PT KAI Commuter, Arkademy, BlankOn,Makeblock dan masih banyak lagi. kegiatan KIR mengunjungi Habibie Festival hanya berlangsung selama satu hari yaitu tanggal 12 Agustus, banyak sekali keseruan dan pengetahuan yang didapat dari mengikuti Habibie Festival 2017.(Azmi N.)

Asgardia, negara yang dibuat diluar angkasa

Agustus 04, 2017 Add Comment icon tombol pengaturan
Homepage dari website asgardia
Siang ini saya mendapati sebuah kabar dari teman saya tentang sebuah website yang beralamat di https://asgardia.space , dan minta pendapat saya mengenai isi website tersebut. jujur saja, saya baru pertama kali mengetahui website tersebut, tapi untuk soal Asgardia sendiri semua orang juga tahu jika itu merupakan negeri para dewa pada mitologi yunani.

Well, setelah melihat konten nya pun saya baru mengerti jika Asgardia yang dimaksud adalah sebuah gerakan yang dibuat oleh  Dr. Igor Ashurbeyli , pendiri Pusat Penelitian Aerospace Internasional dan Ketua Komite Ruang Angkasa UNESCO. 

Gerakan yang dimaksud tersebut adalah untuk membuat suatu negara baru, yang berada diluar dari planet Bumi dengan tujuan mempromosikan perdamaian dan kolaborasi saat umat manusia memperluas ke luar angkasa dan pada akhirnya bertujuan untuk diakui sebagai negara bangsa

disini saya artikan jika Asgardia ini punya tujuan utama untuk menjadi negara superpower, atau mungkin lebih tepatnya menjadi pemimpin bagi bangsa bangsa yang lain jika betul betul telah disahkan pbb. sayangnya “calon” negara ini masih belum diterima oleh PBB, untuk itu mereka(Asgardian) didalam websitenya membuat sebuah referendum untuk PBB agar dapat disahkan sebagai sebuah negara. untuk sekarang ini telah ada 217,653 orang yang telah mendaftar kewarganegaraan Asgardian dan menandatangani petisi untuk disahkanya Asgardia sebagai suatu negara.

Dari 217,653 orang tersebut Indonesia berada di urutan 18 dengan 2,503 pendaftar, berarti telah ada 2,503 masyarakat indonesia mendaftar kewarganegaraan Asgardia dan mendukung Asgardia sebagai suatu negara, bahkan para pendaftar ini masih terus bertambah tiap jam-nya.

Pendapat saya, masih terlalu jauh bagi Asgardia untuk dapat berdiri menjadi suatu negara. pasalnya Asgardia ini masih tidak jelas 3 unsur utamanya, walaupun Konstitusi yang dibangung paling modern sekalipun jika 3 unsur ini tidak dapat dipenuhi oleh Asgardia maka akan mustahil menjadi suatu negara. 3 unsur utama ini adalah.

  • Pemerintahan
Kenapa saya katakan pemerintahan walaupun konstitusi yang dibangun oleh Asgardia ini sudah jelas ? bahkan Asgardia ini telah mempunyai Departemen/Kementerianya sendiri tapi kok masih dikatakan tidak jelas ? karena Asgardia ini tidak memberitahu dimana konstitusinya berkedudukan, apakah di China ? Amerika ? atau Swiss ? Kalau konstitusi sekedar konstitusi tanpa tempat berpijak maka tidak pernah akan diakui sebagai konstitusi, makanya ketika Belanda melakukan Agresi militer dan Pemerintahan indonesia membuat PDRI, negara indonesia menjadi berpusat di dua tempat yaitu di bukittinggi dan Newdelhi. Hal itu dimaksudkan jika kemungkinan Bukittinggi dikuasai oleh belanda maka Indonesia masih tetap diakui sebagai negara dengan pusat pemerintahan di Newdelhi(Exile Goverment), jika tidak mungkin saja Negara Republik ini sudah jadi Hindia Timur sejak 1948.

  • Rakyat
Okelah dapat dikatakan orang orang yang mendaftar kewarganegaraan Asgardia dapat di Klaim sebagai Warga negara Asgardia, tapi belum tentu Warganegara Asgardia menjadi rakyat Asgardia. kenapa demikian ? karena hakikat dari rakyat itu sendiri, “Rakyat adalah secara keseluruhan atau individu yang tinggal di wilayah nasional dan membungkuk pada hukum dan peraturan yang sama.”(Doed Joesoef) bagaimana kita katakan sebagai rakyat jika Para Warga negara Asgardia ini tinggalnya berpencar di seluruh penjuru Bumi ? Asgardia tidak mempunyai wilayah Nasional untuk mengumpulkan para warga negaranya.

  • Wilayah
Ini yang paling krusial, yaitu Wilayah pemerintahan Asgardia itu sendiri. sampai sekarang pun Pemerintahan Asgardia belum menentukan Di wilayah mana mereka akan menempati dan membuat Negara monarkinya. apakah di Mars, di meteor, di planet terresial ? sampai sekarang pun masih tidak jelas dimana wilayahnya, batasan batasannya, letak astronomis dan geografisnya.
Mungkin bisa saja Asgardia ini adalah lelucon abad 20, tapi bisa jadi juga negara Asgardia ini akan betul betul terbentuk. dan bagi Orang indonesia yang mendaftar kewarganegaraan Asgardia harap untuk berhati hati karena Indonesia tidak menerima kewarganegaraan ganda. jangan sampai Kewarganegaraan mu hilang hanya untuk lelucon semacam ini.

*
Azmi Nawwar
Sebelumnya pernah ditulis dan dibagikan di Blog Rootix